Sabtu, 02 Oktober 2021

Buka Rekening BSI dan Mengganti Buku Tabungan exBNIS ke BSI

 Selamat Malam, kali ini saya akan cerita pengalaman saya mengenai Ganti buku tabungan rekening exBNISyariah menjadi BSI, 

Sebelumnya saya mempunyai rekening BNI Syariah tapi setelah ada penggabungan dari BRI Syariah, BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri menjadi satu yaitu berubah nama menjadi bank BSI mengharuskan saya juga untuk migrasi dari exBNIS ke BSI, 

Sebenarnya agak menyayangkan sih karena sudah nyaman menggunakan BNI Syariah dalam setiap transaksi dan karena rekeningnya yang tidak ada biaya admin bulanan begitu berat untuk migrasi ke BSI, sehingga pada bulan bulan awal setelah wacana migrasi saya berfikiran untuk menutup rekening BNI Syariah saya, tapi seiring berjalannya waktu, saya mengurungkan niat untuk menutup rekening BNIS saya,  karena saya juga merasa ingin tahu dan mencoba dari bank BSI, akhirnya pada tanggal 16 Juli 2021 saya mencoba mencari tahu di google tentang cara migrasi rekening exBNIS ke BSI, 

Setelah ada informasi ternyata untuk migrasi bisa lewat online tanpa harus datang ke cabang, setelah itu saya mencoba migrasi lewat Online melalui Chatt WA BSI di nomor 0815-8411-4040
Saya mulai chatt ke nomor tersebut,namun yang jawab hanya pesan otomatis, setelah saya coba masukkan kata kata live atau mengetik sembarangan akhirnya muncul balasan "Sambungkan ke CS" , saya tulis kembali kata tersebut dan akhirnya beberapa menit CS BSI merespon, saya mengutarakan maksud saya untuk migrasi rekening saya dari BNIS ke BSI,
Setelah itu CS memberikan saya bantuan dan menyuruh untuk ketik "Aktivasi BSI Mobile",setelah mengetik kata tersebut muncul link yang bisa diklik yang nantinya ada beberapa permintaan data untuk migrasi diantaranya 
1. NIK
2. Tanggal Lahir
3. Nomor HP terdaftar di rekening

Setelah saya isi ketiga permintaan tersebut saya mengalami kendala, dan sudah beberapa kali mengalami kegagalan karena ada data yang salah, padahal setau saya, saya sudah menginput data dengan benar, karena sudah mencoba beberapa kali gagal akhirnya saya tanya dibeberapa grouf FB mengenai kesalahan proses migrasi lewat online,
 tidak lama saya mendapat informasi bahwa nomor WA yang kita gunakan dalam proses migrasi lewat WA BSI harus menggunakan nomor yg terdaftar direkening bank BNIS, setelah itu saya mengganti nomor wa saya karena sebelumnya saya menggunakan nomor wa yang berbeda, dan saya memulai kembali chatt dengan CS BNI, dengan langsung mengetik "aktivasi BSI Mobile " dan langsung muncul link yang tadi, saya input lagi semua data yang diminta, setelah dikirim ternyata ada balasan bahwa NIK yang saya gunakan berbeda dengan yang terdaftar, pada proses ini saya ulang lagi dengan menginput NIK dengan teliti, tapi tetap gagal, karena merasa heran saya berfikir mengenai kesalahan diproses ini, setelah diingat2  ternyata saya baru ingat bahwa dulu saya dulu tahun 2016 buka rekening BNIS menggunakan NIK KTP lama saya yang belum EKTP karena KTP lama saya dengan EKTP yang baru mengalami perubahan NIK, di NIK EKTP baru ada data data yang salah sehingga NIK saya mengikuti NIK yang baru, 
Kemudian saya mencoba lagi proses migrasi dan menginput NIK lama karena saya masih punya FC ktp lama, setalah saya kirim akhirmya muncul balasan data sesuai, alhamdulillah...
Setelah itu muncul link lewat SMS sebagai verifikasi dalam proses migrasi yang mengaharuskan saya untuk membalas SMS tersebut, dalam proses ini dipastikan harus ada pulza di nomor HP karena permintaan kode aktivasi BSI perlu menggunakan pulza, setelah input kode aktivasi di aplikasi BSI Mobile akhirnya saya bisa masuk ke aplikasi BSI Mobile, dan treeennng nomor rekening yang dulu exBNIS 042060633X harus berubah angka 0 nya berpindah ke belakang menjadi 42060633X0, agak disayangkan sih karena dulu saya sewaktu buka rekening BNIS nomor tersebut hasil request saya ke CS BNIS hehe,,,tapi gak ngaruh ke isi rekeing sih ..
Akhirnya proses migrasi berhasil tanpa harus datang ke kantor Cabang yang jaraknya jauh ditambah saya gak ada waktu ke bank karena kerja, 
Namun setelah proses migrasi ini berhasil, saya belum bisa menerima transfer, dan  transaksi lainnya karena menurut jadwal semua proses tarnsaksi di mobile banking BSI bisa dilakukan serentak pada tanggal 9 agustus 2021, jadi hanya bisa buka aplikasi saja tanpa bisa melakukan transaksi apapaun, namun di mobile banking BNIS ternyata masih bisa digunakan, 
Setelah tanggal 9 Agustus 2021 akhirnya Rekening BSI saya bisa menerima transaksi transfer dll, dan bisa digunakan seperti mbanking bank lainnya, namun untuk mobile banking BNI sudah tidak bisa diakses karen rekening sudah permanen masuk ke aplikasi BSI.
Nah pada tanggal 29 September 2021 saya datang ke kantor exBNIS Cianjur yang sekarang menjadi kantor BSI Cianjur, tempat dulu saya buka rekening BNISyariah,maksud dan tujuan saya ke kantor Cabang untuk mengganti buku tabungan exBNIS dengan buku tabungan BSI yang baru, setelah sampai disana seperti biasa disapa sama satpam dan ditanya mau melakukan transaksi apa, setelah saya jawab mau ganti buku tabungan akhirnya saya diminta untuk mengambil nomor antrian ke CS, gak lama menunggu akhirnya tiba giliran saya, mba CS menyapa dan menanyakan tujuan saya datang kesini, setelah itu saya diminta untuk memberikan buku tabungan exBNIS yang lama, serta kartu ATM, dan EKTP saya, 
Oh iya setelah saya memberikan ketiga dokumen yang diminta CS bertanya kepada saya mengenai kartu ATM BSI saya sudah menggunakan kartu ATM yang baru bukan kartu atm yg exBNIS, terus saya jawab saya melakukan proses migrasi lewat online, dan kebetulan diaplikasi BSI mobile itu ada menu management kartu/permintaan kartu debit BSI, jadi saya mengganti kartu lama saya melalu aplikasi BSI dan pilih kartu sesuai keinginan mau Visa atau GPN, saya order kartu ini dari tanggal 8 September 2021 dan tanggal 15 September 2021 sudah sampai ke alamat saya di Cianjur, jadi prosesnya sangat mudah dikirim lewat kurir JNE dan cepat yang tadinya estimasi 14 hari kerja tapi datang lebih awal kira kira seminggu saja, dan kartu yang dikirim sudah tercetak nama pemilik nya...kerenkan...
 
Kartu ATM BSI Cetak Nama, yang diorder lewat Mobile Banking BSI
 

 
     Setelah itu jadi saya cuman ganti buku tabungannya saja, kalau gak salah saya mengisi formulir ganti buku tabungan dan ttd diatas materai, karena saya gak bawa materai jadi saya bayar 10.000 untuk biaya materai saja, 
Sambil proses penggantian buku tabungan, saya sekalian buka rekening baru lagi, jadi saya pengen punya rekening 2, CS memperbolehkan dan proses pembukaan rekening ini sangat cepat karena saya cuman cukup paraf saja diformulir tanpa harus isi data lagi, karena sudah ada yang lama, saat buka rekening baru ini saya diminta untuk mebayar biaya materai 10.000 dan setoran awal 100.000, 
 Setelah itu saya dikasih dua buku tabungan dan kartu atm baru untuk rekening yang kedua/baru saya, tadinya saya mau order kartu atm yang cetak nama seperti pas saya order lewat aplikasi BSI, ternyata kata CS gak bisa, jadi saya dapat kartu atam GPN Gold biasa, setelah proses ganti buku tabungan exBNIS dan buka rekening baru BSI, saya diarahkan sama CS untuk ke antrian Teller dan membayar uang materai tadi serta setoran awal pembukaan rekening, dan proses pengaktifan pin kartu atm di Teller, 
Setelah dipanggil saya serahkan uang materai, setoran awal, buku tabungan baru, dan kartu atm baru, di teller saya dibantu proses aktivasi pin atm, setelah itu proses selesai, 
Pengalaman ganti buku exBNIS dan buka rekening baru BSI di sini saya dilayani dengan baik, security, CS,dan Teller pun ramah serta pelayanan yang sangat memuaskan, namun ada yang kurang, karena terburu buru dan saya tidak menanyakan lagi, saya kira karena sebelumnya saya sudah aktif Mobile banking BSI dinomor rekening exBNIS, ternyata pas saya cek dirumah nomor rekening yang baru tidak muncul diaplikasi BSI saya, saya tanya CS BSI lewat online ditwitter, ternyata jika nasabah punya dua rekening, harus digabungkan menjadi satu sehingga bisa akses mobile banking dengan kedua nomor rekening tersebut, karena nasabah yang punya dua rekening itu berbeda chip sehingga harus digabungkan,,,yah kirain tadi pas proses buka rekening secara otomatis sudah dugabungkan sama CS ternyata belum, akhirnya saya harus datang lagi dilain waktu ke cabang BSI,,,dan merencanakan untuk cuti kerja lagi hehehe...
demikian cerita pengalaman saya, Terima Kasih......
 
Buku Tabungan BSI
 


Model Kartu ATM BSI



Kamis, 21 Februari 2019

Mengganti Kartu ATM BNI dengan Logo GPN dan Cetak Nama


Selamat Siang,
 
        kali ini saya mau menceritakan pengalaman saya waktu ganti kartu ATM BNI Taplus saya yang hilang karena saya lupa naruh dimana atau terjatuh,
       
         awalnya saya kaget karena pas waktu saya mau ngambil uang di ATM saya mencari kartu ATM BNI saya tidak ada didompet saya, akhirnya saya cari cari tidak ada langsung saja saya melakukan pemblokiran kartu ATM melalui call senter BNI di 1500046/02130500046,

         setelah melakukan verifikasi data rekening dan menceritakan kejadian kehilangan ATM tersebuat akhirnya CS BNI memblokir kartu ATM saya agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

         setelah itu saya mendatangi Kantor Polisi terdekat untuk membuat Surat Kehilangan kartu ATM saya untuk menjadi syarat nantinya dalam proses penggantian kartu ATM yang baru, dalam proses pembuatan surat kehilangan cukup dengan foto kopi EKTP kita sebagai data diri dan alur kejadian perkara kehilangannya.
         
          setelah berhasil membuat Surat Kehilangan dari Kepolisian, kemudian saya langsung meluncur ke Kantor BNI Cabang Cianjur kota yang letaknya lumayan jauh dari tempat tinggal saya, tepatnya di  Jl. Dr. Muwardi No.3, Muka, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43215



                                                                    Kantor BNI Cianjur

     Perjalanan dari rumah ke Kantor BNI kurang lebih 1 jam.
tidak lupa bawa Buku Tabungan, EKTP, Surat Kehilangan dari Kepolisian yang tadi, serta uang untuk biaya Penggantian kartu ATM yang baru,

   Sesampainya dikantor BNI, seperti biasa ketemu dengan Bapak Security yang biasa menanyakan tujuan dan maksud kita datang ke Kantor BNI, setelah saya bilang ingin mengganti kartu ATM BNI yang hilang,
     Security memberikan nomor antrian yang nantinya kita berhadapan dengan Customer Service BNI, kebetulan hari itu hari senin, ternyata antrian CS Lumayan panjang dan lama, dan saya pun harus menunggu antrian sampai 25 orang lagi,,,oh my ggggggaaaaattt,,,ditambah waktu itu saya sampai di Kantor BNI jam 1 siang karena saya harus menyelesaikan pekerjaan saya,,,,

    menunggu sampai 1 jam pun nomor antrian saya masih belum dipanggil karena lamanya...
    akhirnya tiba waktu dipanggil saya bertemu dengan Mbak CS yang ramah, seperti biasa Mba CS menanyakan tujuan saya datang ke BNI, setelah saya bilang ingin ganti kartu ATM yang hilang, Mba CS meminta Buku Tabungan, EKTP, dan Surat kehilangan dari polisi, setelah saya serahkan dokumen2nya itu Mba CS menanyakan beberapa data data saya yg berkaitan dengan data di Rekening.
setelah semua verifikasi data selesai, Mba CS langsung memproses pergantian kartu ATM saya, dan menyerahkan formulir yang harus diiisi,

     Oh iya sebelumnya tadi saya sudah meminta terlebih dahulu kepada CS bahwa saya ingin ganti kartu ATMnya dengan yang berlogo GPN dan Ada cetak nama nya di kartu ATM,
Mba CS membolehkan permintaan saya tadi hanya saja saya harus nunggu 14 hari kerja proses pembuatan kartu ATM saya yg baru yang ada cetak namanya itu, setelah proses pengisian formulir selesai dan pemesanan kartu selesai Mba CS meminta biaya untuk penggantian kartu karena memang penggantian kartu ada biaya yang harus kita bayar sebesar 15.000 rupiah,

      setelah semuanya selesai saya pulang dan pengambilan kartu ATM baru bisa diambil nanti 2 minggu lagi,

fix tanggal 18 Februari 2019 saya kembali ke kantor BNI Cabang Cianjur untuk pengambilan kartu ATM saya yg baru, seperti biasa bertemu dengan Mba CS, setelah buku rekening, EKTP  di cek semuanya dan data data diri,
Mba CS mengambil kartu ATM saya yang baru dan ternyata sudah selesai prosesnya,,,,,,, Mba CS membantu saya membuat kode pin untuk kartu ATM baru.
setelah prosesnya selesai akhirnya kini saya bisa bertransaksi lagi dengan kartu ATM baru saya..






                                        Buku Tabungan dan Kartu ATM berlogo GPN punya saya

Selasa, 23 Agustus 2016

Cara Membuat Rekening BNI Syariah akad Wadiah

Cara Membuat Rekening BNI Syariah akad Wadiah




Selamat Siang
Di postingan perdana ini Kang Hamdan mau memberikan pengalaman waktu membuat Rekening Bank di salah satu Bank Syariah yaitu Bank BNI Syariah.
Sebetulnya kang Hamdan sudah memiliki rekening BNI dan Rekening CIMB Niaga cuman waktu itu pembuatan rekeningnya diurus oleh perusahaan tempat kang Hamdan Kerja untuk pembayaran gaji .
Sebelumnya tidak terpikirkan sama sekali untuk  membuat Rekening Baru tetapi  setelah melihat perlunya mengatur keuangan maka kang Hamdan merasa perlu untuk membuat rekening lagi untuk membagi  rekening  keperluan transaksi belanja pribadi dan rekening untuk tabungan, dan yang terpikirkan waktu itu adalah memilih rekening Bank yang tidak ada potongan biaya bulanan dan saldo mengendap yang rendah.
Setelah searching di mbah googel tentunya melihat banyak pilihan rekening bank yang mempunyai fasilitas beragam maka pilihan Kang Hamdan jatuh sama Rekening Bank BNI Syariah,dimana pada BNI Syariah ada beberapa produk yang ditawarkan diantaranya Rekening BNI Syariah Tabunganku, dan BNI Syariah IB Hasanah untuk lebih jelasnya mengenai produk-produk di Bank BNI Syariah coba klik http://www.bnisyariah.co.id/kategori-produk/tabungan. setelah melihat di website nya BNI Syariah serta penjelasan mengenai produk-produknya Kang Hamdan tertarik untuk membuka rekening BNI Syariah IB hasanah yang mana di dalam produk BNI Syariah IB Hasanah itu terbagi dua yaitu ada BNI Syariah IB Hasanah akad Wadiah sama BNI Syariah IB Hasanah akad Mudharabah
Adapun perbedaan antara BNI Syariah akad Wadiah sama BNI Syariah akad Mudharabah yaitu untuk BNI Syariah akad Wadiah tidak ada potongan biaya bulanan dan tidak ada bunga bulanan,sedang kan untuk BNI Syariah akad Mudharabah yaitu ada biaya potongan bulanan dan ada dana Bagi Hasil maksudnya ketika agan dan sista menabung dengan menggunakan akad Mudharabah saldo yang ada ditabungan agan dan sista dikelola oleh pihak bank dan digunakan untuk keperluan lain dan ketika pengelolaan uang tersebut mendapatkan keuntungan maka keuntungan tersebut dibagi dua antara agan/sista dengan bank,,tapi itu bukan bunga ya….
Setelah di copi dari websitenya BNI Syariah inilah penjelasan mengenai fasilitas dan Keunggualan  BNI Syariah akan Wadiah sama BNI Syariah akad Mudharabah
Tabungan dengan akad Mudharabah atau  Wadiah yang memberikan berbagai fasilitas serta kemudahan dalam mata uang Rupiah.
Fasilitas:
  • Buku Tabungan
  • BNI Syariah Card Silver
  • E-banking (ATM, SMS Banking, Internet Banking dan  Phone Banking)
Keunggulan:
  • BNI Syariah Card Silver sebagai kartu ATM pada jaringan ATM (ATM BNI, ATM Bersama, ATM Link, ATM Prima & Cirrus) dan kartu belanja (Debit Card) di merchant berlogo MasterCard di seluruh dunia.
  • Dapat melakukan transaksi di counter teller BNI dan BNI Syariah seluruh Indonesia.
  • Pembukaan rekening otomatis berinfaq Rp 500,-
  • Dapat dijadikan sebagai agunan pembiayaan
Biaya:

Wadiah
Mudharabah
Pengelolaan Rekening per bulan
Rp 0,-
Rp 5000,-
Tutup Rekening
Rp 20.000,-
Rp 10,000,-
Saldo Minimum
Rp 20.000,-
Rp 100.000,-
Biaya Dibawah Saldo Minimum
Rp 0,-
Rp 10.000,-
Pembuatan Kartu ATM
Rp 5.000,-










Persyaratan dan Tata Cara :
  • Kartu Identitas Asli (KTP/Paspor)
  • Setoran awal minimal  Rp. 100.000,-

Langsung aja ya setelah Kang Hamdan tertarik untuk membuka rekening dengan BNI Syariah akad wadiah maka dengan melakukan ijin cuti ditempat kerja, Kang Hamdan langsung mendatangi Kantor BNI Syariah Cabang Cianjur yang ada di Jl. Abdullah bin Nuh No. 1 tepatnya didepan Hypermart Cianjur,

                                          Kantor BNI Syariah Cianjur ( Depan Hypermart Cianjur )
Setelah sampai dikantor BNI Syariah Kang Hamdan disambut dengan security Bank 2 orang dimana mereka menanyakan maksud  dan tujuan datang ke kantor tersebut, sebetulnya agak sebel juga si ke dua security itu nanya KTP,soalnya Kang Hamdan belum punya E-Ktp sebagaimana mestinya bahwa syarat membuka rekening yaitu harus pakai E-Ktp,tetapi setelah diperlihatkan karena KTP Kang Hamdan masih KTP biasa maka si Security menanyakan data indentitas lain dan berhubung punya SIM diperbolehkanlah Kang Hamdan masuk hehehe, selain itu Kang Hamdan juga sebel sama itu security karena beberapa kali menanyakan mau buka rekening BNI Konvensional atau BNI Syariah, jelas-jelas Kang Hamdan datang kekantor itu kan untuk buka rekening BNI Syariah bukan BNI Konvensional,setelah Kang Hamdan mengutarakan maksud dan tujuan untuk membuka rekening BNI Syariah maka security memberikan nomor antrian yang nanti akan dipanggil ke CSO bukan ke Teller ya, meskipun pada waktu itu di kantor suasana nya sepi tapi tetap harus menunggu sebentar sampai nomor antrian ane dipanggil, setelah menunggu beberapa menit akhirnya Nomor antrian dipanggil dan langsung disambut dengan Ucapan Salam yang manis dari Mbak CSO nya yang cantik dan rapi berkerudung,,duuh jadi belepotan juga tuh jawab salam dari Mbak CSO nya karena sibuk natapin si Mbaknya hehe…
Setelah dipersilahkan duduk oleh si Mbak CSO,terus si Mbak nya nanyain maksud dan tujuan datang ke Kantor tersebut, Kang Hamdan jawab mau buka rekening BNI Syariah, setelah itu si Mbak CSO nya mau jelasin mengenai kedua produk BNI Syariah IB hasanah yang akad Wadiah sama Mudharabah, tetapi Kang Hamdan jawab: “ Mbak saya sudah tahu penjelasan tersebut maka si Mbak langsung ngasihin formulir untuk diisi, oh iya sebelumnya Kang Hamdan pernah mengisi formulir pembukaan rekening online di website nya BNI Syariah kalo mau tahu nih klik disini http://www.bnisyariah.co.id/kategori-produk/produk-dana
Karena berbekal hasil print yang ada nomor referensinya maka Kang Hamdan kasih aja ke si Mbak CSO bahwa sudah mengisi formulir pembukaan rekening online di website nya BNI Syariah, terus si mbak ngecek nomor referensinya dan ngotak ngatik di komputernya,agak lama juga nunggu si Mbak CSO kayaknya dia kebingungan juga karena kelihatan dari gerak geriknya terus dia nanyain ke CSO lain yang ada disampingnya,si Mbak CSO lain juga kagak tahu,akhirnya si Mbak CSO yang melayani Kang Hamdan minta ijin sambil bilang minta maaf harus menunggu sebantar lagi,terus  si mbaknya pergi ke atasannya yang ada disamping sebelah kiri, agak lama dia sama atasannya ngotak ngatik komputer,sampe Kang Hamdan kesel nunggu lama, akhirnya si mbak CSO balik ke mejanya sambil bilang minta maaf bahwa formulir daftar oline yang pernah Kang Hamdan bikin gak bisa dibuka,dan terpaksa dah meskipun nunggu lama akhirnya Kang Hamdan tetep harus ngisi formulir manual, diformulir manual tersebut ada beberapa yang harus diisi diataranya data pribadi kita meliputi tanggal lahir tempat tinggal dan tempat kerja, dana berasal dari mana, dan jumlah gaji yang diterima perbulan, terus data orang tua dan tempat tinggal orang tua dll, setelah mengisi semua formulir dari A sampai Z terus si Mbak CSO minta tanda tangan kita dua kali yang nantinya akan dibubuhkan di buku rekening kita nantinya,eh awalnya sih Kang Hamdan nanya ke si Mbak CSO nya mengenai nomor rekening apakah bisa diorder sesuai pilihan atau nggak kali aja ada nomor cantik hehehe dan ternyata tidak bisa soalnya sekarang nomor rekening sesuai data base katanya, terus setelah proses selesai nantinya kita dikasih lagi  formulir untuk order kartu ATM/Kartu Debit, seperti pada umumnya bahwasannya ketika kita membuat rekening tidak bisa jauh dari yang namanya kartu ATM/Kartu debit karena kartu ATM merupakan alat untuk membantu kita dalam proses transaksi di perbankan tanpa perlu bolak balik ke Bank, seperti penarikkan uang, transfer, dan setor tunai melalui Mesin CDM, atau kartu ATM juga bisa digunakan untuk pembayaran pembayaran di Pusat perbelanjaan yang nantinya disebut Kartu Debit.
Dalam proses Kartu ATM si Mbak CSO menawarkan kartu ATM Instan/tanpa nama yang mana prosesnya bisa langsung jadi atau dibawa pada waktu itu juga, atau Kartu ATM Reguler yang tercetak nama Kita di kartunya, namun untuk pembuatan Kartu ATM yang Reguler atau tercetak nama kita, kita harus menunggu proses pembuatannya selama kurang lebih 14 hari,atau paling lambat 1 bulan, berhubung Kang Hamdan pengen ada nama Kang Hamdan tercantum di kartunya biar gak ketukar sama yang lain maka dipilih kartu ATM yang Reguler dengan biaya Rp. 5000,- Oh iya Gan ternyata untuk pembuatan kartu ATM yang Instan maupun yang Reguler biaya pembuatannya sama  Rp. 5000...sampai disini selesailah proses pembuatan Rekening Kang Hamdan di Bank BNI Syariah cukup senang juga ternyata gampang loh bikin rekening itu, tinggal proses pembuatan Kartu ATM Kang Hamdan aja yang harus nunggu selama 2 mingguan.....
Oh iya lupa, setelah proses semua selesai, kita diminta biaya untuk setoran awal dan biaya materai jika agan tidak bawa materai, waktu itu Kang Hamdan ngasih setoran awal 120000, biar bisa ketarik 100000 jika nanti mau penarikkan, karena yang 20000 itu saldo mengendap,dan untuk saldo mengendap ternyata tidak terlihat dalam layar ATM ya, jadi kalo misalkan nanti agan/sista cek saldo di ATM yang tadi saldonya misalkan 120000 maka yang terlihat adalah 100000.(Setelah ane melakukan cek di ATM)
....................................................................................................................................................

Eng ing eng setelah nunggu lebih dari 2 minggu dari tanggal 30 Juni 2016 sampai tanggal 15 Agustus 2016...Kang Hamdan datang ke kantor BNI Syariah Cianjur untuk pengambilan Kartu ATM Kang Hamdan yang sudah selesai, setelah sampai disana ketemu lagi sama security yang biasa terus biasa ditanya maksud dan tujuan Kang Hamdan datang, Kang Hamdan sampaikan mau pengambilan kartu ATM, setelah dikasih nomor antrian gak lama nomor dipanggil, Kang Hamdan ketemu sama CSO yang berbeda tepatnya yang sebelah kanan CSO kemarin Kang Hamdan buka rekening, disana disambut dengan baik, senyum sapa salam, ada semua hehe,,,Kang Hamdan utarakan ke CSO mau ngambil kartu ATM, si mbak CSO nya nanya atas nama siapa, setelah di cek namanya di komputer sudah selesai Kartu ATMnya si Mbak CSO nyari ATM nya di laci dia, dan setelah ketemu didalam amplopnya dibuka di cek dan barulah kita dikasih Kartu ATM, tetapi sebelumnya kita harus tanda tangan dulu ya di tanda terima.
Inilah cerita pengalaman Kang Hamdan waktu buka rekening BNI Syariah,mohon maaf jika ada kata-kata yang salah dan ada yang tidak sesuai dengan kenyataan....
Terima kasih telah membaca................


                                             Buku Tabungan dan Kartu ATM BNI Syariah punya saya